Dalam membangun sebuah hunian, pagar menjadi salah satu hal ...
Jenis Kayu yang Cocok untuk Lantai Rumah
Jenis kayu untuk lantai rumah juga berpengaruh terhadap tampilan lantai tersebut. Saat ini, tersedia berbagai jenis lantai kayu yang beredar di pasaran. Faktanya, lantai kayu saat ini menjadi marak dan populer. Pemilihan lantai kayu ini tentu bukan tanpa alasan, karena kayu mempunyai berbagai kelebihan.
Berikut adalah beberapa jenis kayu yang dapat digunakan untuk lantai rumah.
Kayu Sungkai
Keunikan kayu jenis ini adalah memiliki warna kuning keemas-emasan. Banyak juga orang yang menggunakan kayu sungkai sebagai elemen dekoratif, bangunan, papan, seni ukir, perkakas, dan lantai.
Kayu Sonokeling
Berasal dari tanah Jawa, kayu sonokeling memiliki corak warna yang berbeda dari jenis kayu lainnya. Warna kayu ini lebih gelap dengan coretan warna terang yang apabila disatukan membentuk pola unik, hampir seperti batu alam. Maka dari itu, banyak konsumen yang memilih kayu ini sebagai material lantai.
Kayu sonokeling ini juga termasuk ke dalam kelas keawetan I dan kekerasan I. Satu-satunya kekurangan dari kayu jenis ini adalah materialnya yang lebih mahal. Tapi, hitung-hitung ada harga juga pasti ada kualitas.
Kayu Ulin
Kayu ini menjadi salah satu jenis kayu untuk lantai yang banyak tumbuh di hutan Kalimantan. Kayu ulin ini memiliki kualitas tinggi dengan keawetan, kekuatan, dan kekerasan kelas I.
Maka dari itu, selain diolah menjadi lantai rumah, kayu ini juga bagus digunakan sebagai konstruksi dalam berbagai jenis bangunan. Misalnya plafon rumah, dinding rumah, atap, konstruksi jembatan, bantalan kereta, dan lainnya.
Untuk mendapatkan kayu ini sangat susah karena tanaman ulin termasuk dalam tanaman yang dilindungi. Sehingga membutuhkan izin untuk mendapatkan kayu ini dan pengiriman ke luar Kalimantan. Maka dari itu, tidak heran juga jika kayu ini sangat mahal.
Sumber: harapanrakyat.com
Kayu Jati
Kualitas kayu jati sudah tidak perlu diragukan, bahkan jenis kayu untuk lantai ini sudah tersebar dimana-mana. Daya tahan kayu ini sangat tahan lama, maka dari itu banyak yang menggunakannya sebagai material lantai.
Karakteristik kayu ini tidak hanya itu saja, melainkan juga tahan terhadap rayap, pembusukan, dan jamur karena lembab. Kayu jati memiliki kelembapan (MC) sebesar 15% dan berat kayu ini terpantau 700 – 930 kg/m3. Hal ini membuat kayu jati ini termasuk ke dalam kayu dengan keawetan kelas I dan II.
Namun yang perlu diketahui adalah kayu jati ini juga memiliki kandungan minyak. Minyak pada kayu jati ini berfungsi sebagai pelindung dari berbagai bentuk hal yang merugikan. Jadi wajar saja jika banyak konsumen yang memilih kayu ini sebagai material lantai.





